Selasa, 25 Mei 2010

kampungku, Sebyar Rejosari terbakar (10 Mei 2010)


kampungku Sebyar Rejosari telah tebakar, 6 hari saya disana. merupakan duka bagi kita semua...bagai Hirosima dan nagasaki 2 kota di Jepang dibom habis oleh sekutu, tinggal puing2 rumah, mengotori sejau mata memandang. Ada sedih tak kuasa menahan, duka lara pergi bagai air mengalir. adalah catatan emas bagi mereka (korban) mengikhlaskan untuk menerima semua bencana ini..."Tuhan menguji umatnya sesuai dengan kemampuan mereka masing2", setelah kesulitan pasti ada kemudahan-setelah kesengsaraan pasti ada kebahagiaan. semoga setelah bencana ini ada maksud dari Tuhan yang amat luar bisa diluar dari kemampuan akal kita. sesama manusia sudikah kiranya untuk mengulurkan tangan menolong saudara2 kita yang tertimpah musibah...SEMOGA niat baik saudara dapat dibalas oleh Tuhan Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang...amin.

0 komentar:

Posting Komentar