Kamis, 27 Mei 2010

Borobudur Memang Maha Karya...!!!

Syukur Alhamdulillah,
Saya tidak menyangka pada hari ini, Kamis 26 Mei 2010 bertamasya ke Borobudur. Adalah inginku sejak lama untuk melihat secara dekat Borobudur maha karya 100% produk nenek moyang negri kita Nusantara/Indonesia. Bersama saudaraku Mifta, sejak pagi belum juga matahari dihari ini nampak panasnya, udara pagi pun belum menghangat, kami pun bergegas meluncur ke Borobudur yang juga adalah 1 dari SEKIAN keajaiban dunia yang dikagumi oleh warga dunia, memang betul kemaha angungan Borobudur terlihat ketika pengunjung-nya bukan hanya berdatanngan dari belahan tanah air saja namun dari berbagai belahan dunia pun ada dan pernah berdatangan untuk menyaksikan secara dekat kemaha angungan Borobudur. Menurutku rakyat Indonesia-kiranya berbanga hati ketika Borobudur masih berdiri megah maka kiranya Indonesia juga akan kokoh berdiri megah. Udara dingin mengalir bagai air surga ketika saya dengan begitu dekatnya memanfaatkan kesempatan ini untuk berfose bersama, tentunya merupakan kebanggaan tersendiri sebaga anak negri, masih juga menyaksikan kokohnya batu bebatuan melekat kuat bagai pulau-pulau negriku tercitah...
sepertinya ada harapan untuk bangkit kembali, kembali merebut zaman keemas yang telah sirnah ditelan oleh zaman yang ada, sepertinya ada tandah kebangkitan yang dipancarkan oleh bangunan-bangunan megah seperti Borobudur, Parambanan DLL.
ketika kemegahan Borobudur ini terasa dihati
kemegahan akan bangsa ini pun terasa dalam jiwa
akankah bangsaku kembali merebut zamanya
mengejar ketertinggalan massa kelam
yang begitu meremas nasionalisme kita
untuk semetara waktu...
dengan masih berdirnya BOROBUDUR
banggalah sebagai manusia INDONESIA
semoga, zaman yang pernah ada
kembali dalam genggaman tangan IBU PERTIWI
KETIKA anak cucu kami BERCERITA kelak kepada anakanak mereka
semua akan indah
semua akan dikenang
semua akan bangkit
ketika semua memiliki
apa yang sedang ada...
semoga...
Tuhan Maha Kuasa
karena kuasa Tuhan, kesempatan ada disetiap zaman...

----
syam Inay

0 komentar:

Posting Komentar